Skip to main content
WHAT WILL YOU SAY...?

“Just as each day brims with your beauty, my mouth brims with praise. But don’t turn me out to pasture when I’m old or put me on the shelf when I can’t pull my weight. My enemies are talking behind my back, watching for their chance to knife me. The gossip is: “God has abandoned him. Pounce on him now; no one will help him.””
Psalm 71:8-11 MSG

The Psalmist describes that life is full of difficulty and opposition. The bad people are triumph, and gossiping: "God has abandoned him."

Have you come to this stage of life? Evil seems to triumph! And the worst, God doesn't seem to be available when you need Him. Or perhaps has abandoned you as what your enemies said.

But what will you say?

As for the Psalmist, regardless of what the reality is presenting, HE continue to cling to God.

First, God is His HOPE

"My God, free me from the grip of Wicked, from the clutch of Bad and Bully. You keep me going when times are tough— my bedrock, GOD, since my childhood. I’ve hung on you from the day of my birth, the day you took me from the cradle; I’ll never run out of praise. Many gasp in alarm when they see me, but you take me in stride.”
Psalm 71:4-7 

Second, God is His RESCUE

"God, don’t just watch from the sidelines. Come on! Run to my side! My accusers—make them lose face. Those out to get me—make them look Like idiots, while I stretch out, reaching for you, and daily add praise to praise."
Psalm 71:12-16 MSG

When the reality outside fail you, may the reality inside you sustain and keep you going. This will be possible only when you have this Living God, as your bedrock.

Though the Lord have made you see troubles, many and bitter, you will restore my life again; from the depths of the earth He will again bring you up. He will increase your honor and comfort you once more.”
Psalm 71:20-21 

~plt300617

#pltwrites #psalm71 #troublesanddifficulties #whatwillyousay #strongfaith #bedrock

Comments

Popular posts from this blog

Kehendakku vs KehendakMu "Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi." (Lukas 22:42) Mira adalah ukuran kebahagian yang diinginkan oleh banyak orang. Cantik, tamatan luar negeri, orang tua yang masih sehat dan cukup kaya. Usia masih tigapuluh lima , menikah dengan suami yang baik dengan karir yang mantap , dilengkapi dengan dua orang putri yang sehat dan pintar. P ersis di puncak ke hidupan ini, tiba-tiba suaminya, Hendra , divonis kanker tulang belakang. Tidak sampai setahun, ajal menjemput Hendra . Mira sang janda yang masih cukup muda ini harus menata kembali hidupnya tanpa suami. Belum setahun berselang, ayah Mira harus dilarikan ke rumah sakit karena serangan jantung dan ia pun tidak pernah kembali lagi ke rumah. Kembali Mira harus mengenakan kain kabungnya. Hanya beberapa bulan berselang, g ulungan awan k umulus kembali menyelimuti keluarga ini. Mira yang lincah dan cekatan, tiba-...
Cuma itu yang bisa saya lakukan, hanya kehadiran saja Saya jadi teringat: Musa meminta kepada Tuhan, " if your presence (kehadiran) does not go with us, do not send us from here " ( jika Engkau sendiri tidak membimbing kami, janganlah menyuruh kami pergi dari tempat ini" (Kel 33:15) Kesibukan hidup menjadikan " kehadiran" menjadi sesuatu yg sulit kita berikan kepada orang lain, keluarga ( suami, istri, anak-anak, cucu2, atau orang tua) dan bahkan kepada Allah. Ironis, sama seperti Musa kita merindukan kehadiran Allah (hadiratNya) - kehadiran Roh Nya. Namun, apakah kita juga hadir di hadapanNya?  Ketika kita beribadah, baik sendiri maupun bersama-sama di gereja, apakah kita hadir di hadiratNya? secara jiwa, raga, hati, dan akal  budi? (Mar 12:30). Di hadapan orang-orang yang kita kasih? Ketika secara fisik kita hadir pun, perlu kita cek apakah Jiwa dan hati kita juga hadir di sana? Fenomena sekarang, ketika fisik sudah ...

Elok Rupa vs Elok Hati

oleh: Pdt. Dr. The Paw Liang  Seandainya Musa tidak cantik….. Tuhan mendengar seruan dan tangisan bangsa Israel di Mesir. Tuhan berbelas kasihan dan memutuskan untuk menghentikan penderitaan mereka. IA merencanakan dan mempersiapkan rencananya, Musa dipakai untuk melepaskan bangsaNya. Apakah Musa dipilih dari sekian banyak bayi laki-laki yang lahir atau kah memang sudah direncanakan oleh Tuhan sebelum Musa lahir bahwa pemimpin ini akan lahir dari suku Lewi, dari keluarga Amran dan Yokhebed. Ketika Musa lahir, Alkitab mencatat, “Ketika dilihatnya, bahwa anak itu cantik, disembunyikannya tiga bulan lamanya. (Kel 2:2). Harun, abang Musa lahir sebelum Firaun mengeluarkan dekrit untuk membunuh bayi-bayi laki-laki Ibrani. Harun tiga tahun lebih tua dari Musa, adakah bayi lain yang lahir di antara mereka berdua? Tidak ada kepastian dalam hal ini. Namun sepertinya ada penekanan, “ketika dilihatnya, bahwa anak itu cantik …” tidak tega orang tuanya membunuhnya, maka disembunyikanlah bayi i...