Skip to main content
THE HOLY SPIRIT CAN AND WILL HELP YOU

"And when this sound occurred, the multitude came together, and were confused, because everyone heard them speak in his own language.”
Acts 2:6 NKJV

“But you shall receive power when the Holy Spirit has come upon you; and you shall be witnesses to Me in Jerusalem, and in all Judea and Samaria, and to the end of the earth.””
Acts 1:8 NKJV

On the Pentecost Day, the essence about the outpouring of the Holy Spirit isn't so much about the form of the Holy Spirit (glossalia~speaking in tongue, etc). But the power of the Spirit breaks down all kinds of communication barriers. (Different personalities and styles, cultural and language barriers, etc)

The Sender - the preacher is able to speak in a way that can get the hearers attention and touch their hearts. On the hearers side, the Spirit works in their hearts, make them receptive to the word of God and lead them to submit and believe. Three thousands of them turned to the Lord. 

We certainly need the power of the Holy Spirit in order to become an effective witnesses for Christ. We always pray for His anointing! 

But I believe as much as we need the Holy Spirit in ministry, in the same way, we also need the Holy Spirit to be the Mediator in all our communications (husband-wife, parents-children, friend-friend, co-workers, colleagues, etc). 

The Question: How is your communication with your loved ones? Do you sometime (or perhaps always) find it difficult to communicate to your loved ones? 

Many of us are are good at business talk and casual talks. But how about talking about your walk with Christ, or heart-to-heart talk with your loved ones? How about communicating the contents of your minds and the intention to your hearts! How will they perceive? Did they perceive as what you meant?

Ask the Holy Spirit to help! 

My prayer, as we open our life to be led by the Sprit. May we also seek His help to be the Mediator in all our  relationships, helping us in all our communications!

~plt13Jan2017

#pltwrites #wmcjakarta #Pentecost #ActsoftheApostle #IDevotion #communication #communicationbarriers #languagebarriers #culturalbarriers

Comments

Popular posts from this blog

Kehendakku vs KehendakMu "Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi." (Lukas 22:42) Mira adalah ukuran kebahagian yang diinginkan oleh banyak orang. Cantik, tamatan luar negeri, orang tua yang masih sehat dan cukup kaya. Usia masih tigapuluh lima , menikah dengan suami yang baik dengan karir yang mantap , dilengkapi dengan dua orang putri yang sehat dan pintar. P ersis di puncak ke hidupan ini, tiba-tiba suaminya, Hendra , divonis kanker tulang belakang. Tidak sampai setahun, ajal menjemput Hendra . Mira sang janda yang masih cukup muda ini harus menata kembali hidupnya tanpa suami. Belum setahun berselang, ayah Mira harus dilarikan ke rumah sakit karena serangan jantung dan ia pun tidak pernah kembali lagi ke rumah. Kembali Mira harus mengenakan kain kabungnya. Hanya beberapa bulan berselang, g ulungan awan k umulus kembali menyelimuti keluarga ini. Mira yang lincah dan cekatan, tiba-...
Cuma itu yang bisa saya lakukan, hanya kehadiran saja Saya jadi teringat: Musa meminta kepada Tuhan, " if your presence (kehadiran) does not go with us, do not send us from here " ( jika Engkau sendiri tidak membimbing kami, janganlah menyuruh kami pergi dari tempat ini" (Kel 33:15) Kesibukan hidup menjadikan " kehadiran" menjadi sesuatu yg sulit kita berikan kepada orang lain, keluarga ( suami, istri, anak-anak, cucu2, atau orang tua) dan bahkan kepada Allah. Ironis, sama seperti Musa kita merindukan kehadiran Allah (hadiratNya) - kehadiran Roh Nya. Namun, apakah kita juga hadir di hadapanNya?  Ketika kita beribadah, baik sendiri maupun bersama-sama di gereja, apakah kita hadir di hadiratNya? secara jiwa, raga, hati, dan akal  budi? (Mar 12:30). Di hadapan orang-orang yang kita kasih? Ketika secara fisik kita hadir pun, perlu kita cek apakah Jiwa dan hati kita juga hadir di sana? Fenomena sekarang, ketika fisik sudah ...

Elok Rupa vs Elok Hati

oleh: Pdt. Dr. The Paw Liang  Seandainya Musa tidak cantik….. Tuhan mendengar seruan dan tangisan bangsa Israel di Mesir. Tuhan berbelas kasihan dan memutuskan untuk menghentikan penderitaan mereka. IA merencanakan dan mempersiapkan rencananya, Musa dipakai untuk melepaskan bangsaNya. Apakah Musa dipilih dari sekian banyak bayi laki-laki yang lahir atau kah memang sudah direncanakan oleh Tuhan sebelum Musa lahir bahwa pemimpin ini akan lahir dari suku Lewi, dari keluarga Amran dan Yokhebed. Ketika Musa lahir, Alkitab mencatat, “Ketika dilihatnya, bahwa anak itu cantik, disembunyikannya tiga bulan lamanya. (Kel 2:2). Harun, abang Musa lahir sebelum Firaun mengeluarkan dekrit untuk membunuh bayi-bayi laki-laki Ibrani. Harun tiga tahun lebih tua dari Musa, adakah bayi lain yang lahir di antara mereka berdua? Tidak ada kepastian dalam hal ini. Namun sepertinya ada penekanan, “ketika dilihatnya, bahwa anak itu cantik …” tidak tega orang tuanya membunuhnya, maka disembunyikanlah bayi i...